Warga Desa Batu Raja kini hidup dalam ketakutan. Aktivitas ke ladang, sawah, dan kebun mulai ditinggalkan karena rasa waswas yang terus menghantui. “Sekarang warga banyak yang takut beraktivitas,” ujar salah satu warga singkat.
Bahkan, ketakutan merambah ke dunia pendidikan. Siswa SDN 99 Krui dilaporkan enggan bersekolah dan beberapa bahkan meminta pindah ke luar desa. “Bukan hanya siswanya, guru pengajarnya juga ketakutan,” terang seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kepala Desa Batu Raja, Edwarlin, menyampaikan keprihatinan dan berharap aparat kepolisian segera menuntaskan penyelidikan. Ia menilai, kejelasan kasus ini sangat penting demi memulihkan ketenangan serta kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.
“Kami sangat berharap kepolisian segera mengungkap penyebab kematian kedua kakak beradik tersebut, agar warga bisa kembali merasa aman beraktivitas di luar rumah,” ujarnya.
Harapan serupa juga disuarakan keluarga korban. Sebagai orang tua, mereka menanti keadilan dengan penuh harap dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian. “Kami hanya ingin kasus ini bisa segera terungkap. Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib, tapi tolong jangan biarkan ini berlarut-larut,” kata ayah korban.
Desakan kepada aparat untuk segera mengungkap kasus ini terus menguat, karena selain menyangkut keadilan bagi korban, ketidakpastian yang berlarut justru membuka ruang bagi spekulasi dan ketakutan yang semakin meluas di masyarakat.(hp/bs)




Comment