“Almarhumah tergabung dalam Kloter JKG 22. Berdasarkan data medis, beliau termasuk dalam kategori risiko tinggi karena kondisi kesehatannya yang rentan,” ujar Erwinto dengan nada berduka.
Detik-Detik Menegangkan Sebelum Wafat
Kronologi memilukan ini bermula sekitar pukul 02.05 dini hari di Hotel Al Ghadeer, Sektor Syisah 201. Misti mengeluhkan sesak napas mendadak yang membuat tim kesehatan harus bertindak cepat.
Tenaga medis segera memberikan ISDN dan oksigen, sambil memanggil ambulans darurat. Ambulans tiba pada pukul 02.13 dan Misti langsung dilarikan ke Saudi National Hospital.
Namun, upaya penyelamatan nyawa Misti tak berhasil. Setibanya di rumah sakit pukul 02.30 waktu Arab Saudi, ia dinyatakan tidak menunjukkan tanda-tanda vital, meskipun telah dilakukan resusitasi jantung paru (RJP) dan pemasangan alat EKG.
“Kami sangat berduka. Semoga almarhumah husnul khatimah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran oleh Allah SWT,” imbuh Erwinto.
Empat Jamaah Haji Lampung Telah Wafat di Arab Saudi
Dengan berpulangnya Misti Harti Hadi Utomo, maka jumlah jamaah haji asal Lampung yang meninggal dunia di Tanah Suci bertambah menjadi empat orang. Sebelumnya, tiga jamaah lainnya adalah:
- Sagiyem (Lampung Timur)
- Kasminah (Lampung Timur)
- Siswanto Subandi (Lampung Utara)
Jenazah Misti telah dipulasara dan dimakamkan sesuai prosedur oleh pihak maktab di Arab Saudi, sebagai bentuk penghormatan terakhir di tanah suci.(***)







Comment