by

15 Menit yang Mengubah Hidup, Petani di Way Kanan Itu Kehilangan Segalanya

-Berita, Way Kanan-1354 Views

Warga pun bahu-membahu memadamkan api dengan ember dan air seadanya. Namun, karena minimnya alat pemadam dan struktur rumah yang mayoritas berbahan kayu, api justru semakin cepat membesar. Upaya warga dibantu oleh Babinsa Koramil 427-05/Banjit dan aparat keamanan, namun si jago merah terus melahap hingga rumah rata dengan tanah.

Sekitar pukul 17.20 WIB, api akhirnya berhasil dijinakkan. Sayangnya, tidak ada yang bisa diselamatkan. Rumah milik Jefri hangus total, dan kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa.

Sertu Samsul Huda, Babinsa setempat, mengatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. “Dugaan awal karena korsleting listrik. Instalasi di rumah korban sudah lama tidak pernah diperbarui,” ujarnya.

Kini, Jefri dan keluarganya menumpang di rumah tetangga, hanya berbekal pakaian di badan. Bantuan belum tampak, dan duka mendalam menyelimuti keluarga kecil itu. Di tengah krisis ekonomi dan keterbatasan, mereka kini kehilangan satu-satunya harta yang dimiliki: tempat tinggal.(hp/ml)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *