by

Menyala Abangku! Kades Diduga Ancam Warga Pakai Golok, Polisi Turun Tangan

Dikenal kalem dan tak suka ribut, Misyadi tak mau ambil risiko. Ia memilih jalur hukum dan resmi melapor ke Polres Tanggamus dengan nomor laporan LAPDU/71/VI/2025/Reskrim.

“Saya trauma. Saya warga biasa, bukan pesilat yang bisa adu golok. Masa iya tiap ketemu kepala pekon harus siap lari zig-zag?” keluhnya lirih, antara takut dan kesal.

Warga lain pun ikut angkat suara. Mereka menyayangkan tindakan oknum kades yang dinilai lebih cocok jadi pemeran antagonis ketimbang pemimpin masyarakat. “Kalau kadesnya udah main golok, jangan salahkan rakyat kalau besok pada bawa tameng,” celetuk seorang warga sambil tertawa getir.

Kini, bola panas ada di tangan aparat. Masyarakat Pekon Kejadian menanti sikap tegas dari Polres Tanggamus. Apakah laporan Misyadi akan segera ditindaklanjuti? Atau justru tenggelam dalam tumpukan berkas?

Yang jelas, warga hanya ingin satu hal: kejadian ini tak jadi “episode bersambung” dalam serial horor-komedi di desa mereka.(***)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *