Lampung Barat – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video tiga wartawan yang memohon maaf secara terbuka. Video tersebut viral sejak Kamis, 5 Juni 2025, dan menyulut gelombang kecaman setelah terungkap bahwa permintaan maaf itu diduga dilakukan di bawah tekanan seorang pria yang mengaku sebagai pengacara dan juga Ketua Pemuda Lampung Barat Bersatu, Teuku Wahyu.
Tiga jurnalis yang terlibat dalam video itu—Yuheri, Reky, dan Roni—mengaku dipaksa membuat pernyataan tersebut setelah sebelumnya dijadwalkan bertemu dengan Penjabat Kepala Pekon Sukananti, Arnan. Agenda pertemuan adalah membahas kerja sama publikasi. Namun, Arnan justru tidak hadir, dan mereka hanya disambut oleh juru tulis yang mendadak pergi tanpa alasan jelas.







Comment