Satelit untuk Pertanian, Kelautan, dan Tanggap Bencana
Satelit Lampung-1 akan dilengkapi teknologi hyperspectral yang memungkinkan deteksi dini kelembaban tanah, hama, dan klorofil tanaman, serta pengelolaan jadwal tanam berbasis iklim mikro. Data ini akan mendukung efisiensi sektor pertanian dan kelautan.
“Ini memungkinkan pembangunan presisi berbasis data. Teknologi satelit akan memperkuat sistem mitigasi bencana dan tata ruang,” ujar Gubernur Mirza.
Teknologi ini juga dapat digunakan untuk deteksi banjir, kebakaran hutan, serta pemantauan konservasi dan perambahan hutan secara real-time.
Kirim 100 Pemuda ke Tiongkok, Bangun Stasiun Bumi di Lampung
Sebagai bentuk komitmen, Pemprov Lampung akan mengirimkan 100 generasi muda untuk pelatihan penginderaan jauh dan komunikasi satelit di Tiongkok. Mereka akan menjadi operator utama pengolahan data spasial Satelit Lampung-1.
Gubernur Mirza juga mengungkap rencana pembangunan stasiun bumi di Lampung untuk menerima dan mengolah data satelit secara mandiri. Infrastruktur ini akan jadi fondasi ekosistem riset luar angkasa Indonesia.







Comment