by

Hajatan Berujung Petaka, Ratusan Warga Kotabumi Diduga Keracunan, Polisi Bentuk Tim Gabungan

-Daerah-1408 Views

“Proses penyelidikan masih berjalan. Kami fokus mendalami sumber bahan makanan yang disajikan,” ungkap AKP Budiarto, Kasi Humas Polres Lampung Utara, mewakili Kapolres AKBP Deddy Kurniawan, seperti dilansir Lampungpro.co, Sabtu (24/5/2025).

Lebih lanjut, Budiarto menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan Lampung Utara telah mengambil sampel makanan untuk diuji di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Hasil uji laboratorium tersebut akan menjadi kunci untuk mengungkap penyebab utama dugaan keracunan massal ini.

“Kami masih menunggu hasil laboratorium. Di lapangan, tim kami terus mengumpulkan bukti dan data tambahan,” ujarnya.

296 Warga Jadi Korban, Rumah Sakit Penuh

Data terbaru mencatat, hingga Sabtu (24/5/2025), sebanyak 296 warga dilaporkan mengalami gejala keracunan—mulai dari mual, muntah, diare, hingga pingsan. Sebagian besar korban dirawat intensif di rumah sakit terdekat:

  • 26 pasien di RSUD Handayani
  • 24 pasien di RS Ryacudu
  • 12 pasien di RS CMC
  • 7 pasien di RS Maria Regina
  • 227 korban lainnya ditangani di posko darurat yang didirikan di sekitar lokasi kejadian

Situasi ini membuat fasilitas kesehatan kewalahan. Petugas medis bekerja tanpa henti untuk memberikan pertolongan pertama kepada para korban yang terus berdatangan.

Polisi Janji Transparan, Warga Menanti Jawaban

Polres Lampung Utara memastikan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh dan transparan. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kabar yang belum terverifikasi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *