Lampung, cadas.id — Kabut duka menyelimuti tanah Lampung. Bachtiar Basri, sosok yang pernah mengemban amanah sebagai Wakil Gubernur Lampung periode 2014-2019 dan Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) 2009-2014, menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) pada Kamis sore.
Perjalanan hidup Bachtiar adalah kisah pengabdian tanpa henti untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Di tengah hiruk-pikuk pembangunan, ia tetap setia memperjuangkan mimpi-mimpi besar demi Lampung yang lebih maju dan sejahtera.
Namun, pada hari itu, perjuangan panjang pria berdedikasi ini harus berhenti sejenak. Selama beberapa waktu terakhir, Bachtiar dirawat di ruang ICU RSUDAM lantaran masalah jantung yang membayangi kesehatannya. Berita kepergiannya langsung menyebar, menggetarkan hati berbagai lapisan masyarakat dari pejabat hingga warga biasa.
“Kepergian Pak Bachtiar adalah kehilangan besar bagi kami semua. Beliau bukan hanya pemimpin, tapi juga bapak dan sahabat yang selalu hadir untuk rakyat,” ungkap seorang tokoh masyarakat Lampung dengan nada penuh duka.
Meski belum ada keterangan resmi tentang penyebab wafatnya, semangat dan warisan Bachtiar Basri akan terus hidup, menginspirasi generasi penerus Lampung.
Kini, lampu perjuangan itu padam, namun sinarnya tetap menyala dalam kenangan dan hati masyarakat Lampung.







Comment