by

Gubernur Lampung Jenguk Polisi yang Terluka: “Mereka Pahlawan di Tengah Kekacauan”

-Daerah-899 Views

Bandar Lampung,cadas.id – Suasana haru menyelimuti ruang perawatan dua anggota kepolisian yang terluka dalam aksi unjuk rasa petani singkong yang berakhir ricuh di depan Kantor Gubernur Lampung, Senin (5/5).

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara langsung menjenguk Brigadir Ali Hanafi dan Brigadir Yuli Setiawan, yang kini dirawat intensif di RS Bumi Waras dan RS Bhayangkara hari iniUnjukRasaLampung

Kedatangan orang nomor satu di Provinsi Lampung ini menjadi simbol empati sekaligus penghargaan atas keberanian aparat yang bertugas di garis depan. Dalam unggahan video di akun TikTok resminya, Gubernur Rahmat mengatakan, “Kami doakan agar keduanya segera pulih. Mereka telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjaga ketertiban, bahkan dalam situasi yang penuh tekanan.”

Bentrok pecah setelah unjuk rasa damai yang digelar Aliansi Masyarakat Peduli Petani Singkong Indonesia gagal menemukan titik temu saat audiensi dengan pemerintah. Massa yang terdiri dari petani dari lima kabupaten dan mahasiswa dari kelompok Cipayung Plus memaksa masuk ke kompleks Kantor Gubernur. Ketegangan pun berubah menjadi bentrokan fisik.

Akibat aksi lempar batu dan benda tumpul, sedikitnya 10 polisi mengalami luka, termasuk dua yang saat ini masih dirawat. Suasana yang semula damai berubah menjadi kacau dalam sekejap.

“Saya sangat prihatin atas insiden ini. Aparat kita sudah menjalankan tugas sebaik mungkin dalam kondisi yang tidak mudah,” tutur Gubernur Rahmat, penuh keprihatinan. Ia menegaskan komitmen pemerintah membuka ruang dialog damai dengan semua elemen masyarakat, termasuk petani singkong yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Gubernur juga mengimbau agar penyampaian aspirasi dilakukan tanpa mengorbankan keselamatan, baik bagi demonstran maupun petugas.

Aksi ini menjadi pengingat bahwa ketegangan antara aspirasi rakyat dan kebijakan pemerintah harus disikapi dengan kepala dingin dan hati terbuka. Satu hal yang pasti: di tengah ricuhnya demonstrasi, ada mereka yang tetap berdiri menjaga ketertiban—dengan tubuh penuh luka dan semangat tak tergoyahkan.(bs/cd)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *