Bandar Lampung, 1 Juni 2025 — Sebuah kisah memilukan kembali menggetarkan warga Bandar Lampung. Seorang wanita berinisial N (29), yang selama ini dikenal sebagai pengemudi ojek karyawan, ditemukan tewas secara tragis di kawasan Teluk Semangka, Telukbetung Timur. Belakangan terungkap, ia menjadi korban penganiayaan hingga meninggal dunia oleh suaminya sendiri.
Korban N, yang dikenal ulet bekerja demi menafkahi keluarga, ternyata meregang nyawa di tangan orang terdekatnya — suaminya sendiri, H (32), pemilik toko kelontong di Pasar Kota Karang. Namun, kisah tragis ini tak berhenti di situ. Polisi kini juga menetapkan satu pelaku baru: MR (22), karyawan dari H, yang diduga membantu membuang jasad korban.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, dalam konferensi pers di Mapolresta, Sabtu (31/5/2025), mengungkapkan fakta mengejutkan dari hasil penyelidikan.
“Setelah dilakukan penyelidikan lanjutan, kami mengamankan seorang pria berinisial MR. Ia adalah karyawan pelaku utama, H, yang turut serta dalam upaya menghilangkan jejak pembunuhan ini,” ungkap Kombes Alfret.
Cekcok soal Uang & Rencana ke Luar Negeri
Tragedi bermula dari pertemuan antara korban dan suaminya di kontrakan H, Sabtu (24/5) sekitar pukul 14.00 WIB. Percakapan yang semula biasa, berubah menjadi adu argumen panas ketika N menyampaikan niatnya untuk bekerja ke luar negeri.
Korban sempat meminta uang sebesar Rp500 ribu, namun kemudian menuntut lebih — termasuk keuntungan dari usaha warung kelontong milik H. Permintaan ini menyulut emosi sang suami, hingga berujung pada penganiayaan brutal yang menyebabkan N meninggal dunia pada sore hari yang sama.
Setelah kejadian itu, pelaku H sempat kembali ke tokonya dan tertidur, seolah tak terjadi apa-apa.
Jasad Dibawa Keliling Kota, Dibuang Saat Malam
Malam harinya, H kemudian mengajak MR dengan dalih hendak mencari wanita hiburan. Namun betapa terkejutnya MR saat mengetahui bahwa yang dibawa adalah jasad istri majikannya.
“MR sempat menolak membantu. Tapi kemudian dibujuk oleh H dan dijanjikan tak akan terseret dalam kasus ini,” kata Kombes Alfret.
Dengan kondisi jalanan yang sepi, keduanya lalu berkeliling mencari lokasi sepi. Di sebuah titik di kawasan Teluk Semangka, jasad korban dibuang dalam posisi duduk di atas motor, untuk menyamarkan situasi.
Penyelidikan Terus Berkembang
Kini, baik H maupun MR telah diamankan pihak kepolisian. Kombes Alfret memastikan, pihaknya terus mendalami peran masing-masing pelaku dan membuka kemungkinan adanya tersangka lain yang terlibat.
“Kasus ini menjadi pengingat bahwa kekerasan dalam rumah tangga bisa terjadi dalam diam. Kami akan menuntaskan penyidikan seadil-adilnya,” pungkasnya.
Tragedi Cinta di Kota Karang: Wanita Ojek Karyawan Tewas Dianiaya Suami, Jasad Dibuang Dibantu Karyawan Toko
Bandar Lampung, 1 Juni 2025 — Sebuah kisah memilukan kembali menggetarkan warga Bandar Lampung. Seorang wanita berinisial N (29), yang selama ini dikenal sebagai pengemudi ojek karyawan, ditemukan tewas secara tragis di kawasan Teluk Semangka, Telukbetung Timur. Belakangan terungkap, ia menjadi korban penganiayaan hingga meninggal dunia oleh suaminya sendiri.
Korban N, yang dikenal ulet bekerja demi menafkahi keluarga, ternyata meregang nyawa di tangan orang terdekatnya — suaminya sendiri, H (32), pemilik toko kelontong di Pasar Kota Karang. Namun, kisah tragis ini tak berhenti di situ. Polisi kini juga menetapkan satu pelaku baru: MR (22), karyawan dari H, yang diduga membantu membuang jasad korban.







Comment