Pesisir Barat – Tragedi berdarah yang merenggut nyawa dua bocah kakak-beradik di Dusun Teba Langgar masih meninggalkan luka mendalam. Namun di balik duka, aparat kepolisian terus berpacu dengan waktu, memburu bayangan pelaku yang menghilang dalam gelap malam.
Pada Sabtu (17/5), Kepolisian Daerah Lampung kembali menguatkan langkah penyelidikan. Lima saksi tambahan—seluruhnya warga sekitar—dipanggil untuk dimintai keterangan. Mereka adalah potongan-potongan penting dari teka-teki tragis yang menimpa AT (8) dan KK (4), dua anak yang ditemukan tak bernyawa dalam pelukan penuh luka.







Comment