by

Polisi Kejar Bayangan Pembunuh Dua Bocah di Pesbar, Golok Berdarah Jadi Petunjuk Kunci

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung, Kombes Pol Pahala Simanjuntak, menegaskan bahwa penyidikan kasus ini telah mengerucut. Temuan golok berlumuran darah yang diamankan di lokasi memperkuat dugaan bahwa pelaku mengenal korban, atau bahkan lingkungan sekitar.

“Kami tidak main-main. Ini pembunuhan keji. Korban mengalami luka bacok serius di kepala dan tangan. Golok berdarah sudah kami amankan sebagai barang bukti utama,” ujar Pahala.

Pihaknya kini menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara untuk memastikan kronologi kematian dan menguatkan dugaan pola kekerasan yang dilakukan pelaku. Analisis forensik juga sedang berjalan untuk mencocokkan sidik jari dan DNA yang mungkin tertinggal di senjata atau pakaian korban.

Penyidik menelusuri jalur perkebunan, menyisir rumah-rumah sekitar, dan memeriksa kamera pengawas di jalur utama desa. Polisi yakin pelaku tidak bergerak jauh dari lokasi pembunuhan, dan dalam waktu dekat, identitasnya akan terkuak.

“Kami terus kembangkan informasi dari para saksi. Pelaku ini mungkin sudah menunjukkan perilaku mencurigakan sebelumnya,” lanjut Pahala.

Sementara itu, suasana mencekam masih menyelimuti desa. Warga kini hidup dalam ketakutan, dengan anak-anak dilarang keluar rumah selepas magrib. Di sisi lain, polisi memperkuat kehadiran mereka dengan patroli rutin demi memastikan tak ada teror susulan.

Polisi berjanji akan mengejar pelaku sampai ke ujung dunia sekalipun. Karena bagi mereka, tidak boleh ada satu pun anak Indonesia yang meregang nyawa tanpa keadilan.(bs/cd/kd)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *