by

Malam Menegangkan di Kalianda: Aksi Warga dan Polisi Berujung Penangkapan Pencuri Uang Petani

Kalianda, Lampung SelatanMalam itu, Rabu (14/5/2025), angin bertiup pelan di sudut Desa Taman Agung. Namun suasana berubah tegang saat seorang warga melaporkan keberadaan sosok mencurigakan yang mondar-mandir di sekitar pemukiman. Tanpa menunggu lama, Bripka Hendri Wijaya, Bhabinkamtibmas yang dikenal sigap di wilayahnya, segera bergerak.

Bersama beberapa warga, Bripka Hendri membentuk barisan. Mereka menyusuri gelapnya malam, menajamkan pandangan, hingga akhirnya mendapati seorang pemuda yang belakangan diketahui berinisial AK (18), warga Desa Agom, Kecamatan Kalianda.

AK tak bisa mengelak. Ia langsung diamankan setelah diduga menjadi pelaku pencurian uang milik seorang petani bernama Sapar (60). Uang sebesar Rp2.700.000 yang disimpan di atas meja kamar, berselimut kain, raib saat sang pemilik tengah bekerja di sawah pada Sabtu siang (10/5/2025).

Pelaku memanfaatkan situasi rumah yang sepi. Tapi laporan warga sangat membantu. Kami langsung bergerak,” ujar Bripka Hendri.

Saat ditangkap, dari tangan AK ditemukan satu unit ponsel merek Oppo warna hitam serta sisa uang Rp105.000. Sisa dari hasil curian yang mungkin belum sempat digunakan seluruhnya.

AK kini meringkuk di tahanan Polres Lampung Selatan, menanti proses hukum yang menjeratnya dengan Pasal 363 KUHP. Ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara membayangi langkah mudanya.

Kasat Binmas Polres Lampung Selatan, Kompol Yani Deviyanti, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah bukti nyata kekuatan kolaborasi antara warga dan kepolisian.

Keamanan lingkungan tak bisa dibebankan pada polisi semata. Kepekaan dan keberanian warga adalah kunci. Dan malam itu, warga membuktikannya,” tegas Kompol Yani.

Dari balik jeruji, AK kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara warga kembali tidur dalam tenang, menyadari bahwa keamanan bisa terjaga jika semua bahu-membahu menjaganya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *