Way Kanan,cadas.id(Network) – Dahulu, Tugu Ryacudu berdiri megah namun sunyi, hanya dilirik sekilas oleh pengendara yang melintas. Kini, monumen yang menjulang itu berubah wajah menjadi panggung digital para content creator dan harapan baru bagi denyut ekonomi warga sekitar.(11/5)
Setiap sore hingga malam, sorotan kamera dan suara live streaming menggema dari berbagai sudut. Para kreator muda berdatangan, menjadikan Tugu Ryacudu sebagai latar konten yang tak hanya estetik, tetapi juga sarat makna lokal. Tak sedikit dari mereka yang viral, menarik lebih banyak pasang mata ke Way Kanan.
Perubahan ini bukan hanya soal konten. Kehadiran para streamer dan pengunjung mulai menghidupkan geliat usaha kecil. Warga membuka lapak makanan, menyewakan properti sederhana untuk keperluan syuting, hingga menjajakan kerajinan lokal. Tugu itu kini bukan sekadar simbol sejarah, tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi.
Masyarakat berharap, geliat ini tak hanya sementara. Mereka menanti sentuhan pemerintah untuk merancang event-event kreatif, mempercantik kawasan, dan menjadikan Tugu Ryacudu ikon wisata digital Way Kanan.
Tugu yang dulu sunyi, kini menjadi titik temu kreativitas, harapan, dan masa depan.(bs/cd/w/ml)







Comment