by

Pertemuan Dua Kekuatan Hukum di Lampung: Kapolda dan Kajati Baru Sepakat Perkuat Sinergi

BANDAR LAMPUNG,cadas.id — Suasana hangat menyelimuti Ruang Tamu Kapolda Lampung, Selasa (6/5/2025). Di balik formalitas penyambutan, tersimpan makna penting: dua pilar penegak hukum tertinggi di Lampung—Kapolda Irjen Pol Helmy Santika dan Kajati baru Danang Suryo Wibowobertemu dalam sebuah audiensi yang sarat strategi dan sinergi.

Pertemuan ini bukan sekadar seremonial perkenalan. Di hadapan para pejabat utama dari Polda dan Kejati Lampung, dibahas hal-hal krusial: mulai dari koordinasi penanganan kasus pidana, peningkatan efektivitas penegakan hukum, hingga komitmen bersama dalam pelayanan hukum yang adil untuk masyarakat Lampung.

Kapolda Helmy menyambut dengan penuh antusiasme. Ia menekankan bahwa sinergi antara polisi dan jaksa bukan hanya penting, tapi esensial dalam menciptakan rasa aman dan kepercayaan masyarakat.

Kami menyambut baik silaturahmi ini sebagai langkah awal memperkuat kolaborasi antara Polri dan Kejaksaan. Sinergi yang solid sangat penting untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Lampung,” tegas Kapolda.

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab namun produktif itu, hadir pula jajaran elit dari kedua institusi: Wakapolda Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, para direktur dari unit Reskrimsus, Resnarkoba, Reskrimum, Intelkam, hingga Polairud. Dari Kejati Lampung, tampak hadir pejabat penting seperti Asintel, Kasi Pidum, Kasi Narkotik, dan Kasi Teroris.

Kajati Danang, yang baru saja menjabat, menyampaikan tekadnya untuk membangun koordinasi yang harmonis dan progresif dengan seluruh elemen penegak hukum, termasuk Polda Lampung.

Pertemuan ini adalah simbol sinergi yang akan terus kami pelihara. Kami ingin menghadirkan hukum yang bukan saja tegas, tapi juga manusiawi dan adil,” kata Danang dalam suasana yang mencair.

Audiensi ini menjadi pondasi awal untuk kerja sama lintas kelembagaan yang lebih kokoh. Dalam menghadapi tantangan hukum di era digital, kejahatan lintas batas, dan kompleksitas sosial masyarakat, kedua institusi sepakat: solidaritas adalah kunci.

Dengan suasana penuh keakraban dan saling pengertian, pertemuan ini ditutup dengan harapan besar: agar langkah bersama antara Polda dan Kejati Lampung mampu membentuk tameng hukum yang kokoh dan berpihak pada rakyat.(bs/cd/ml/)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *