Lebih lanjut, Rahmat Hidayat mengatakan sejauh ini BNNK sudah lakukan upaya upaya pencegahan. Diantaranya, lakukan sosialisasi ke masyarakat, baik secara langsung maupun melalui spanduk, benner, dan baliho himbauan tentang pencegahan bahaya mengkonsumsi narkoba.
Disamping itu, pria peramah murah senyum ini membeberkan sejumlah strategi pencegahan peredaran dan rehabilitasi narkoba di Lamsel yang akan kita lakukan dengan melakukan sosialisasi P4GN ke desa-desa. “Saat ini, peredaran narkoba bukan hanya tidak di daerah kota saja. Tapi, kini sudah merambah ke desa desa. Salah satunya, kita kerjasama dengan desa binaan LBH Rusman Efendi, untuk berikan sosialisasi P4GN,” tambah pria humanis ini, seraya sebutkan dalam “Perang Lawan Narkoba ini” semua potensi kekuatan yang kita miliki, termasuk peran para kiyai dan tokoh agama akan kita kolaborasikan semaksimal mungkin.
Inti dari diskusi ini, lanjut Kepala BNNK, “perang lawan narkoba ini” harus kita menangkan. “Prinsip kita berani katakan No untuk narkoba,” imbuhnya, sambil menutup diskusi bersama Ketua DPD Granat Lamsel.
Sedangkan Ketua DPD Granat Lamsel Rusman Efendi SH MH nyatakan sepakat jika dalam “perang lawan narkoba ini” harus kita lakukan dengan kontinyu dan gencar sosialisasikan P4GN di 160 desa-desa binaan lembaga kita. “Juga, sangat bagus jika dalam “perang lawan narkoba ini, kita tampilkan pula adanya ‘Duta Narkoba’ di Lamsel,” terangnya, seraya menyarankan supaya ‘duta narkoba’ itu sebaiknya diambil dari orang orang yang pernah kecanduan narkoba tapi akhirnya bisa lepas dari pengaruh dan ketergantungan narkoba.
“Begitu juga, sangat dibutuhkan peran dan dukungan bupati dan jajarannya agar “perang lawan narkoba dapat kita menangkan. Sinergisitas dan kolaborasi dengan semua potensi, termasuk tokoh agama ikut bergerak bersama mensosialisasikan P4GN ke desa desa dan sekolah sekolah, ” ucap Ketua DPD Granat Lamsel Rusman Efendi SH MH. (AS)







Comment