by

Identitas Mayat Tanpa Kepala di Pantai Cukuh Pandan Mulai Terungkap, Keluarga dari Jakarta Datangi Polres Tanggamus

Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko menyatakan bahwa proses identifikasi masih menunggu hasil uji DNA dari Puslabfor Mabes Polri. “Kita telah mengambil sampel DNA pembanding dari keluarga. Hasilnya masih kita tunggu,” ujarnya dalam keterangan yang disampaikan melalui Seksi Humas.

Sebagai bagian dari proses identifikasi, Polres Tanggamus juga memfasilitasi pihak keluarga untuk melihat langsung barang bukti pakaian yang ditemukan pada tubuh korban. “Hari ini kami dampingi pihak keluarga untuk melakukan pengecekan dan sekaligus meninjau lokasi pemakaman jenazah,” imbuh Kapolres.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tanggamus AKP Khairul Yasi Ariga mengatakan pihaknya juga tengah berkoordinasi intensif dengan Puslabfor Polri serta Polres Kepulauan Seribu, mengingat lokasi dugaan awal hilangnya korban berada di perairan sekitar Pulau Bidadari dan Pulau Kelor, DKI Jakarta.

“Langkah ini kami tempuh agar proses penyelidikan berjalan lebih cepat dan akurat. Kita juga ingin memastikan bahwa proses identifikasi dan penyidikan berjalan selaras antara dua wilayah hukum, yakni Jakarta dan Lampung,” terang AKP Khairul.

Dari pihak keluarga, Abu Umaya – ayah korban – menyebut bahwa anaknya, Akbar Tanjung (24), warga Jalan Kalibaru Timur RT 13 RW 13, Cilincing, telah dinyatakan hilang sejak 6 Juli 2025. Ia mengaku mengenali celana pendek yang dikenakan mayat tersebut sebagai milik anaknya. “Celana itu saya sendiri yang belikan,” ucapnya lirih.

Kasus ini terus menjadi perhatian publik karena kejanggalan dalam kondisi korban. Aparat kepolisian masih mendalami penyebab kematian dan kemungkinan adanya unsur pidana di balik tragedi tersebut.(***)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *