Penemuan mengerikan itu bermula saat seorang nelayan hendak menarik jaring. Ia sontak kaget melihat tubuh manusia tanpa kepala terbawa arus ke tepi pantai.
Tim Forensik DVI Biddokkes Polda Lampung langsung bergerak ke lokasi. Jasad korban saat ini telah dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Bandar Lampung untuk proses autopsi dan identifikasi lebih lanjut.
Hingga kini, belum diketahui identitas korban maupun motif di balik kematian tragis tersebut. Tak berselang lama, sekitar pukul 17.30 WIB, mayat kedua ditemukan. Kali ini di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Bukit Kemuning, Lampung Utara. Korban juga seorang pria, ditemukan dalam kondisi tertelungkup di aliran sungai oleh pemilik kebun bernama Yusfani.
Menurut Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Apfryyadi Pratama, hasil pemeriksaan luar oleh tim medis RSUD Ryacudu tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ditemukan luka atau bekas penganiayaan. Namun, kami tetap melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian,” ujar Apfryyadi.
Hingga berita ini diturunkan, identitas kedua korban belum terungkap. Kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri korban untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.







Comment