Menurut Kasatreskrim Polres Lampung Timur, AKP Stefanus Reinaldo Fajar Nuswantoro Boyoh, korban diduga dianiaya menggunakan ulekan batu, yang digunakan pelaku untuk menghantam kepala sang nenek hingga meninggal di tempat.
“Usai melakukan penganiayaan, pelaku mencoba bunuh diri dengan menembak dadanya menggunakan senapan angin,” jelas AKP Stefanus.
Beruntung, upaya bunuh diri Tito berhasil digagalkan oleh warga yang datang usai mendengar keributan. Tito segera diamankan dan dibawa ke RSUD Ahmad Yani Metro untuk menjalani perawatan medis dan pengeluaran proyektil dari dadanya.
Sementara itu, jasad Mbah Nah telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani proses autopsi.
Polisi belum bisa memastikan motif di balik aksi brutal tersebut. AKP Stefanus mengatakan, penyelidikan masih terus berjalan, dan pihaknya akan menunggu kondisi pelaku membaik untuk bisa dimintai keterangan.
“Motif belum bisa kami simpulkan karena pelaku masih menjalani perawatan intensif,” pungkasnya.
Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar, yang mengenal Mbah Nah sebagai sosok sepuh yang ramah dan bersahaja. Kejadian itu kini meninggalkan duka sekaligus pertanyaan besar: apa yang membuat cucu tega menghabisi nyawa nenek yang membesarkannya?.(***)







Comment