Momentum Ibadah, Perekat Hubungan Pegawai
Plt. Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes, menyebutkan bahwa kurban bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan membangun energi positif dalam pelayanan kesehatan.
“Kami berharap hubungan antarpegawai makin solid, semangat kebersamaan tumbuh, dan jadi energi positif untuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar dr. Imam Ghozali.
Ia juga menyampaikan harapan agar partisipasi kurban di kalangan pegawai terus meningkat dari tahun ke tahun. Semakin banyak yang terlibat, semakin luas pula manfaat sosial yang dirasakan oleh masyarakat dan lingkungan sekitar rumah sakit.
Daging Kurban untuk Pasien, Warga, dan Pegawai
Daging hasil kurban akan didistribusikan kepada pasien yang membutuhkan, warga sekitar rumah sakit, serta para pegawai RSUD. Tradisi ini menjadi simbol kepedulian sosial dan komitmen RSUD Abdul Moeloek dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
“Semoga tahun depan jumlah hewan kurban bertambah. Semakin kompak, semakin mudah kita mencapai tujuan bersama,” tambah Imam.
Apresiasi untuk Panitia dan Shohibul Qurban
Pihak rumah sakit menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia pelaksana Idul Adha 1446 H serta para shohibul qurban — para pegawai yang telah mempercayakan kurbannya melalui rumah sakit.
“Terima kasih atas keikhlasan dan kontribusinya. Semoga kurban ini diterima Allah SWT dan membawa berkah bagi kita semua,” tutup Imam.
RSUD Abdul Moeloek Rayakan Idul Adha dengan 21 Kurban — Tradisi, Kebersamaan, dan Komitmen Sosial
Dengan ibadah yang tulus dan semangat kebersamaan yang kuat, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek kembali membuktikan bahwa rumah sakit tak hanya tempat merawat tubuh, tapi juga merawat nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.(***)







Comment