“Almarhumah tergabung dalam Kloter JKG 28, Rombongan 10, Regu 39. Ia wafat setelah menjalani perawatan intensif akibat komplikasi serius, termasuk ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome), pneumonia, dekompensasi jantung, dan diabetes melitus tipe 2,” ujar Erwinto.
Tim medis menyatakan bahwa gangguan pernapasan berat menjadi penyebab utama wafatnya Kasminah, meskipun berbagai upaya medis telah dilakukan.
Pihak Kanwil Kemenag Lampung menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian salah satu putri terbaik dari Lampung Timur tersebut.
“Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Kementerian Agama Lampung, kami mengucapkan bela sungkawa yang sebesar-besarnya. Semoga almarhumah husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta keikhlasan,” ungkap Erwinto.
Jenazah Kasminah telah dimakamkan di Arab Saudi sesuai tata cara dan aturan pemulasaran jamaah haji.
Sebelumnya, pada Selasa (13/5/2025), seorang jamaah haji asal Mataram Baru, Lampung Timur, bernama Sagiyem Karyo Dikromo, juga dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi. Dengan demikian, dua jamaah haji asal Lampung telah berpulang di Tanah Suci dalam musim haji 2025 ini.(**)







Comment