by

Tragedi Hajatan, Puluhan Warga Kotabumi Selatan Keracunan Massal, 15 Dirawat di Tiga Rumah Sakit

Pantauan di lapangan, situasi di IGD Rumah Sakit Daerah (RSD) HM Ryacudu Kotabumi tampak seperti medan darurat. Para tenaga medis berjibaku menangani pasien yang terus berdatangan dengan kondisi lemas dan dehidrasi berat. Tak hanya di RSD Ryacudu, korban juga tersebar di RS Handayani dan RS CMC Kotabumi.

Direktur RSD Ryacudu, dr. Aida Fitria, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima belasan pasien dengan gejala keracunan makanan.
“Benar, sejak tadi malam hingga siang ini IGD kami terus menerima pasien. Mereka diduga mengonsumsi makanan dari hajatan warga,” ujar dr. Aida saat diwawancarai,

Pihak rumah sakit, lanjut Aida, tengah melakukan penanganan medis sambil menunggu hasil uji laboratorium yang saat ini sedang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Lampung Utara. Sampel makanan dari lokasi hajatan sudah dikirimkan untuk diteliti lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti keracunan.

“Kami saat ini menangani total 15 pasien, dan jumlah itu kemungkinan bisa bertambah. Sebagian pasien lain juga tersebar di dua rumah sakit lainnya,” tambahnya.

Salah satu warga bernama Hasan (28) mengungkapkan bahwa makanan sempat dibagikan kepada tetangga sebelum acara resmi dimulai.
“Tetangga saya punya acara sunatan. Malam sebelumnya, keluarga kami dikirimi makanan. Paginya, beberapa anggota keluarga mulai merasa tidak enak badan,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat serius akan pentingnya pengawasan kualitas makanan, terutama saat mengadakan acara besar yang melibatkan banyak orang.(hp/ca/bs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *