Pemeriksaan medis dari RS Mutiara Hati Gadingrejo memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ken dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam. Pihak keluarga menerima musibah ini dengan lapang dada dan menolak dilakukan otopsi lebih lanjut. Jenazah sang bocah pun diserahkan untuk dimakamkan oleh keluarga.
Tragedi ini menjadi pengingat pedih bagi semua pihak. Kapolsek Gadingrejo mengimbau seluruh orang tua agar lebih waspada saat mengajak anak-anak ke kolam renang atau wisata air lainnya.
“Anak-anak yang belum bisa berenang harus selalu dalam pengawasan ketat. Jangan hanya mengandalkan petugas kolam. Dan kepada pengelola, kami minta tingkatkan pengamanan dan pengawasan agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi,” tegas AKP Herman.
Liburan yang seharusnya penuh tawa berubah menjadi duka mendalam. Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa keselamatan anak bukan hanya tanggung jawab keluarga, tapi juga pengelola tempat wisata. Satu lengah, nyawa bisa melayang.







Comment