DPD HNSI Lampung Audensi Bersama KKP RI Bahas Isu Terkait Persoalan dan Perkembangan Kenelayanan
Lampung Selatan – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia ( DPD HNSI ) provinsi Lampung dan DPP HNSI Pusat, melakukan serangkaian kegiatan terkait isu isu perkembangan terkait persoalan nelayan dan sekaligus audensi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP ) RI di jakarta,25/09/2025.
Dalam audensi tersebut di terima oleh Direktur Usaha Penangkapan Ikan (DJPT KKP RI ) ,Ukon Ahmad Furkon mengatakan pentingnya kita bisa senigeritas dalam mengembangkan disektor perikanan dan kelautan dan pertemuan ini menjadi wujud nyata sinergi dan kolaborasi KKP dengan para pemangku kepentingan, khususnya himpunan nelayan Seluruh Indonesia ( HNSI ), yang selama ini terjalin erat dan terus diperkuat” tegas
Dalam dialog tersebut, DPD HNSI Lampung Bayu Witara menyampaikan berbagai dinamika tata kelola perikanan tangkap di wilayahnya. Salah satu isu penting yang dibahas adalah perlunya fasilitasi bagi kapal-kapal yang belum berizin agar segera melengkapi dokumen dari Kementerian Perhubungan, seperti surat ukur, grosse akta, serta pas kecil/pas besar.
Selain itu, DPD HNSI Lampung memberikan masukan terkait pengaturan alat tangkap dan penentuan daerah penangkapan ikan serta mengapresiasi program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan dibangun di Lampung, termasuk penyediaan SPBUN yang dinilai sangat bermanfaat bagi para nelayan setempat.
Direktur Usaha Penangkapan Ikan ( KKP RI) Ukon Ahmad Furkon menyambut baik dukungan HNSI dalam mewujudkan tata kelola perikanan yang lebih tertib, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi nelayan. Kepatuhan pelaku usaha terhadap perizinan bukan hanya meningkatkan tata kelola, tetapi juga memberikan kepastian hukum agar aktivitas penangkapan ikan menjadi legal dan aman.
Sinergi yang terjalin ini diharapkan semakin memperkuat langkah-langkah perbaikan sektor perikanan tangkap. Dengan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan HNSI, tata kelola perikanan Indonesia dapat semakin maju, membawa manfaat bagi nelayan dan memastikan keberlanjutan sumber daya laut.( AS)







Comment