Lapas seharusnya menjadi tempat rehabilitasi dan pembinaan. Tapi jika dugaan ini benar, maka penjara telah berubah menjadi ‘markas nyaman’ bagi para bandar sabu untuk tetap menjalankan bisnis haram mereka dari balik jeruji.
Pengamat hukum dan aktivis antinarkoba mendesak investigasi independen dilakukan untuk mengungkap dugaan keterlibatan petugas dalam pembiaran sistematis ini.
“Jika benar ada pembiaran, ini bukan lagi kelalaian, tapi kejahatan struktural. Harus diusut tuntas, dari sipir hingga pejabat yang terlibat,” kata salah satu aktivis antinarkoba di Lampung.(**/bs/hp/ml)







Comment